Kamis, 3 April 2025

Ray Sahetapy Meninggal Dunia

Ray Sahetapy Meninggal Dunia karena Komplikasi 

Ray Sahetapy sebelumnya sempat mengalami komplikasi karena stroke, diabetes hingga sakit paru-paru.

TRIBUNNEWS.COM/BAYU INDRA PERMANA
Ray Sahetapy saat ditemui di Jl Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Senin (1/10/2018). Ray Sahetapy sebelumnya sempat mengalami komplikasi karena stroke, diabetes hingga sakit paru-paru. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Adik Ray Sahetapy, Charly Sahetapy mengungkapkan penyebab meninggalnya sang kakak pada Selasa (1/4/2025) malam.

Ray Sahetapy sebelumnya sempat mengalami komplikasi karena stroke, diabetes hingga sakit paru-paru.

"Dia Komplikasi," kata Charly Sahetapy di Rumah Duka Sentosa, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (2/4/2025).

Ray Sahetapy sempat menjalani perawatan di rumah sakit sejak 3 Maret 2025 kondisinya tidak sadarkan diri.

"Dia tanggal 3 masuk rumah sakit, saya yang bawa ke rumah sakit kemudian diperiksa sana sini emang sudah waktunya," ujar Charly. 

Lebih lanjut Charly menjelaskan jika kondisi kesehatan sang kakak mulai menurun sejak 2017 silam akibat diabetes.

Kondisi tersebut membuat Ray tidak bisa berjalan dengan normal.

"Sudah engga sadar, sebenarnya gini, Ray itu diabetes udah cukup lama sebenarnya dari 2017, kemudian mungkin kalian pernah lihat dia jalannya sudah enggak normal tidak semangat seperti dulu-dulu lagi," jelas Charly.

Baca juga: Perubahan Penampilan Ray Sahetapy Pasca Serangan Stroke Sebelum Meninggal Dunia

Lebih lanjut, Ray mengalami stroke pada 2023 silam yang membuatnya harus kembali menjalani perawatan walaupun sebelumnya sempat membaik.

"Dia kena stroke bulan Juni-Juli tahun 2023 jadi selama itu kami berusaha rawat supaya dia bisa kembali normal, tapi sempat juga dalam proses penyembuhan," lanjut Charly.

Kondisinya diperparah saat Ray didiangonosisi mengalami sakit paru-paru.

"Dia pernah kesedak juga, dia pernah hampir meninggal juga satu kali bulannya saya sudah lupa dia kami bawa ke rumah sakit masuk IGD lagi kemudian ternyata itu masalah di paru-parunya," ungkapnya.

Walaupun telah menjalani rangkaian perawatan kondisi Ray sempat membaik namun terus menurun. 

Bahkan Ray mengalami lupa ingatan akibat stroke yang diidapnya.

PENAMPILAN RAY SAHETAPY - Ray Sahetapy mengalami perubahan penampilan sebelum meninggal dunia. Penyakit stroke yang diderita pada 2023 membuat kondisi kesehatannya menurun. Tubuhnya terlihat lebih kurus pasca serangan stroke.
PENAMPILAN RAY SAHETAPY - Ray Sahetapy mengalami perubahan penampilan sebelum meninggal dunia. Penyakit stroke yang diderita pada 2023 membuat kondisi kesehatannya menurun. Tubuhnya terlihat lebih kurus pasca serangan stroke. (Instagram @raysahetapy)

"Satu hal lagi, dia kadang pelupa, karena stroke-nya itu. Sempat kami bawa ke RSCM, beliau sudah lumayan lah, mendingan," ujarnya.

"Tapi makin lama makin drop, oleh sebab itu kita bawa ke sini, supaya dia bisa lebih fit," sambungnya.

Namun Kondisi Ray terus menurun hingga akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto pada Selasa (1/4/2025) malam.
 
"Dia terlihat sudah mau menerima. Semangat hidupnya agak berkurang. Ketahuannya pas dia drop itu," tandasnya.

Berita Rekomendasi
  • AA

    Berita Terkini