Kamis, 3 April 2025

5 Populer Regional: Sosok Ade Endang, Kades Minta THR Rp165 Juta - 3 Orang Tewas Tertimpa Beringin

Berikut rangkuman populer regional dimulai dari sosok Ade Endang, kades di Bogor yang minta THR hingga 3 orang jemaah tewas setelah tertimpa pohon.

Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Tiara Shelavie
Instagram Desa Klapanunggal/Facebook Ade Endang Saripudin
SOSOK KADES KLAPANUNGGAL - Inilah sosok Kades Klapanunggal Ade Endang Saripudin, viral usai minta THR untuk Halal Bihalal kini dikorek jejak digitalnya yang ternyata suka Akun Seksi yang diunggah Tribunnews pada Selasa (1/4/2025). Berikut rangkuman populer regional dimulai dari sosok Ade Endang, kades di Bogor yang minta THR hingga 3 orang jemaah tewas setelah tertimpa pohon. 

TRIBUNNEWS.COM - Berita populer regional dimulai dari sosok Ade Endang, kades di Bogor, Jawa Barat, yang minta Tunjangan Hari Raya (THR) Rp 165 juta.

Ade Endang sebelumnya viral karena mengirim surat minta THR ke perusahaan.

Belakangan terungkap, selain menjabat sebagai Kades Klapanunggal, ia juga enjabat sebagai Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kecamatan Klapanunggal.

Kemudian ada insiden salat Idul Fitri 2025 di Pemalang, Jawa Tengah.

Tiga orang jemaah tewas setelah tertimpa pohon beringin di Alun-alun Pemalang.

Detik-detik kejadian juga sempat viral lewat media sosial.

Berikut rangkuman berita populer regional selama 24 di Tribunnews.com:

1. Sosok Ade Endang, Kades di Bogor yang Minta THR Rp165 Juta, Punya Jejak Digital di Akun Wanita Seksi

Sosok Ade Endang saat ini sedang ramai menjadi pembicaraan masyarakat Indonesia.

Hal ini lantaran pria bernama lengkap Ade Endang Saripudin yang menjabat sebagai Kepala Desa atau Kades Klapanunggal ini viral minta THR Rp165 juta.

Sontak saja, tindakannya minta THR ini langsung membuatnya panen komentar pedas.

Bahkan Ade Endang masih sempat mengklaim jika surat permintaan THR yang ditujukan ke perusahaan di Kabupaten Bogor itu bersifat imbauan, bukan paksaan, seperti dilansir Kompas.

Namun akhirnya, Ade Endang Saripudin mengakui apa yang dilakukannya tersebut adalah salah.

Ade Endang berjanji akan menarik surat edaran itu.

"Maksud dari surat tersebut hanya bersifat imbauan. Mohon kepada para pengusaha untuk mengabaikan surat yang sudah terlanjur beredar. Saya akan menarik kembali surat edaran tersebut. Saya mengaku salah dan memohon maaf kepada para pihak yang merasa kurang berkenan," kata Ade, dikutip dari Tribunnews Bogor.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Rekomendasi
  • AA

    Berita Terkini