Kamis, 3 April 2025

Pemprov Jakarta akan Lakukan Peninggian Tanggul 2,5 Meter untuk Mencegah Banjir Rob  di Pesisir

Banjir rob disebabkan oleh naiknya permukaan air laut yang menggenangi daratan, terutama saat musim peralihan atau cuaca ekstrem

Editor: Eko Sutriyanto
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
SILAHTURAHMI IDUL FITRI - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung beserta keluarga mendatangi rumah Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan, saat Hari Raya Idul Fitri, pada Senin (31/3/2025). Pramono menyampaikan bahwa pihaknya akan segera melakukan pekerjaan peninggian tanggul yang akan dimulai setelah Lebaran, pada bulan April 2025 

TRIBUNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memulai menanggulangi masalah banjir rob yang sering melanda wilayah pesisir Jakarta. 

Gubernur Jakarta, Pramono Anung menyampaikan bahwa pihaknya akan segera melakukan pekerjaan peninggian tanggul yang akan dimulai setelah Lebaran, pada bulan April 2025. 

Peninggian tanggul ini akan dilakukan hingga ketinggian 2,5 meter.

“Sesudah Lebaran nanti kami akan mulai, bulan April mengerjakan tanggul dinaikkan sampai 2,5 meter,” ujar Pramono, Rabu (1/4/2025).

Langkah ini diambil untuk mencegah banjir rob yang sering terjadi di wilayah pesisir Jakarta.

Banjir rob disebabkan oleh naiknya permukaan air laut yang menggenangi daratan, terutama saat musim peralihan atau cuaca ekstrem.

Baca juga: Dosen Telkom University Kembangkan Tide Eye, Sistem Monitoring Berbasis AI untuk Pantau Banjir Rob

Dengan peninggian tanggul, diharapkan bisa mengurangi dampak buruk yang sering dirasakan oleh warga pesisir, seperti genangan air yang menghambat aktivitas sehari-hari.

Menurut Pramono, peninggian tanggul ini adalah bagian dari upaya jangka menengah Pemprov DKI Jakarta untuk menangani banjir rob secara lebih efektif.

Harapannya, dengan adanya peninggian ini, wilayah pesisir Jakarta bisa terhindar dari banjir rob yang kerap terjadi.

Dalam rencananya, pengerjaan tersebut dijadwalkan berlangsung dalam beberapa tahap hingga mencapai target yang telah ditetapkan.

Lebih lanjut, Gubernur Jakarta ini menyebut bahwa Pemprov DKI Jakarta akan memantau secara intensif perkembangan cuaca dan keadaan permukaan air laut, serta memperkuat sistem drainase di daerah yang rawan.

“Mudah-mudahan, dengan adanya langkah ini, banjir rob bisa tertangani dengan baik,” tambahnya.

Potensi Banjir Rob di Akhir Maret 2025

Pramono juga mengungkapkan rasa syukurnya karena warga Jakarta dapat merayakan Idulfitri dengan tenang, tanpa adanya bencana banjir rob yang diperkirakan terjadi pada akhir Maret 2025.

Berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, potensi banjir rob sempat diprediksi akan melanda pada tanggal 28 hingga 31 Maret 2025.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Berita Rekomendasi
  • AA

    Berita Terkini