Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun Bisnis

Harga Honda CR-V Hingga Chevy Trax Naik Tajam karena Aturan Tarif Impor Presiden Trump

Cox Automotive memprediksi akan terjadi kenaikan harga mobil di AS rata-rata mulai dari 3.000 dolar AS atau Rp 49 jutaan.

Penulis: Namira Yunia Lestanti
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Harga Honda CR-V Hingga Chevy Trax Naik Tajam karena Aturan Tarif Impor Presiden Trump
Motor Authority
LONJAKAN HARGA MOBIL - Dealer mobil Honda di Erie, Pennsylvania, Amerika Serikat. Harga mobil di Amerika Serikat (AS) diperkirakan melonjak tajam setelah Presiden Donald Trump memberlakukan tarif impor 25 persen untuk kendaraan yang dijual di AS.  

 

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON – Harga mobil di Amerika Serikat (AS) diperkirakan melonjak tajam setelah Presiden Donald Trump memberlakukan tarif impor 25 persen untuk kendaraan yang dijual di AS.

Cox Automotive memprediksi akan terjadi kenaikan harga mobil di AS rata-rata mulai dari 3.000 dolar AS atau Rp 49 jutaan. Sementara mobil yang diimpor dari Kanada atau Meksiko harga jualnya akan naik 6.000 dolar AS atau Rp99 jutaan per unit.

Merek mobil mewah seperti Bentley atau Ferrari mungkin bisa meneruskan beban biaya ke konsumennya.

Namun produsen otomotif dengan margin tipis seperti Honda dan General Motors (GM) akan lebih kesulitan menghadapi tarif impor yang diberlakukan Trump.

SUV besutan Honda seperti Honda CR-V dan Honda HR-V serta SUV buatan GM seperti Chevy Trax, Subaru Forester, Chevy Equinox, akan ikut terdampak oleh kebijakan tarif impor Trump.

“Produsen tahu ada beberapa kendaraan yang bisa bertahan dengan margin lebih kecil, tetapi Honda CR-V, Chevy Trax, Subaru Forester, Chevy Equinox, dan Honda HR-V mungkin terlalu mahal untuk dijual," kata Erin Keating, analis di Cox Automotive.

Berita Rekomendasi

Saat ini, sejumlah dealer mobil di AS masih memiliki stok yang cukup untuk sekitar 90 hari, tetapi harga diperkirakan akan naik setelah itu.

Eric Mann, manajer penjualan di dealer Szott M-59 Jeep, Michigan, mengatakan semakin banyak pelanggan membeli mobil karena khawatir harga akan melonjak.

Namun setelah tarif impor diberlakukan pada 2 April mendatang kemungkinan permintaan mobil di AS akan menyusut lantaran beberapa model murah yang ditujukan bagi pembeli pertama kali kemungkinan akan dihentikan karena harga jualnya menjadi kurang kompetitif.

Baca juga: Trump Ancam Putin dengan Tarif Minyak, Tekan Zelensky Terkait Kesepakatan Mineral

S&P Global Mobility memperkirakan penjualan mobil tahunan di AS akan turun menjadi 14,5 juta hingga 15 juta unit dalam beberapa tahun mendatang dari 16 juta unit pada 2024.

Donald Trump menerapkan tarif pajak sebesar 25 persen pada impor mobil yang masuk ke pasar AS, berlaku per 2 April 2025.

Dia tidak menyebutkan secara spesifik apakah tarif tersebut akan menargetkan negara-negara tertentu.

Baca juga: Kebijakan Tarif Impor Trump Bawa Petaka, Buat Harga Mobil di AS Naik Gila-Gilaan

Trump menytakan, tarif pajak berlaku pada semua mobil yang tidak dibuat di Amerika Serikat, termasuk komponen otomotif seperti mesin dan transmisi.

Trump menyatakan tidak peduli jika produsen otomotif menaikkan harga mobil sebagai konsekuensi kebijakan yang diambilnya. "Saya tidak peduli jika mereka menaikkan harga karena orang-orang akan mulai membeli mobil Amerika." jelas Trump

"Saya berharap mereka menaikkan harga, karena jika mereka melakukannya, orang-orang akan membeli mobil buatan Amerika," katanya, mengulang frasa "Saya tidak peduli" dua kali lagi dalam jawabannya yang panjang. (Tribunnews.com/Namira)

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

Wiki Terkait

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas