Tunggu 2.0 detik untuk membaca artikel
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE
tag populer

Demo Pati Besok, Tokoh Agama Ajak Massa Tertib, Ini Bunyi Imbauannya

Forum Organisasi Sosial Keagamaan (Forsika) Kabupaten Pati mengimbau massa aksi tetap menjaga kondusivitas jelang demo Pati.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Wahyu Gilang Putranto
Editor: Garudea Prabawati
zoom-in Demo Pati Besok, Tokoh Agama Ajak Massa Tertib, Ini Bunyi Imbauannya
Dok Polresta Pati
PERNYATAAN SIKAP - Forum Organisasi Sosial Keagamaan (Forsika) Kabupaten Pati, di Mapolresta Pati, Senin (11/8/2025), membacakan pernyataan sikap mereka terkait situasi yang berkembang menjelang aksi unjuk rasa 13 Agustus 2025. Salah satu poin sikap mereka adalah meminta Bupati Pati Sudewo meminta maaf atas kebijakan yang diambil secara sepihak. 

TRIBUNNEWS.COM - Jelang aksi demonstrasi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, pada Rabu, 13 Agustus 2025, Forum Organisasi Sosial Keagamaan (Forsika) Kabupaten Pati mengimbau massa aksi tetap menjaga kondusivitas,

Aksi demo di Pati ini digaungkan untuk menolak kebijakan Bupati Pati, Sudewo, terkait penyesuaian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang berimbas pada kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen, walaupun kini kebijakan itu telah dibatalkan.

Sudewo sendiri yang menjabat sebagai bupati Pati untuk periode 2025-2030, usai dilantik pada Kamis (20/2/2025) oleh Presiden Prabowo Subianto, hingga kini masih disorot tajam.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pati, KH Abdul Karim, mewakili Forsika, pun mendorong Bupati Sudewo mengevaluasi kebijakan yang menuai polemik ini.

“Kami juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan demonstrasi dan menyampaikan aspirasi pada 13 Agustus 2025 agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan, serta tidak melakukan tindakan anarkis dan ujaran kebencian,” ujarnya saat menyampaikan pernyataan sikap Forsika Pati di Mapolresta Pati, Senin (11/8/2025).

Dikutip dari Tribun Jateng, Forsika Pati juga meminta aparat keamanan agar menggunakan pendekatan persuasif, humanis, dan tidak represif dalam menangani aksi unjuk rasa 13 Agustus 2025 mendatang.

“Kami mengajak kepada seluruh masyarakat untuk melaksanakan doa bersama agar situasi Kabupaten Pati tetap kondusif, aman, dan damai,” tandas dia.

Rekomendasi Untuk Anda

Forsika Pati terdiri atas Ketua MUI Pati, KH Abdul Karim; Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati, KH Yusuf Hasyim; Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Pati, Muhammad Luqman; Ketua PC Muslimat NU Pati, Umi Hanik; Ketua PC Fatayat NU, Muna Asshofa; Ketua PD Aisyiyah, Tjahyani Hasana; dan sejumlah ketua organisasi keagamaan lainnya.

Polda Jateng Siapkan Pengamanan

Sementara itu, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (Jateng) mempersiapkan pengamanannya.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jateng Kombes Pol Artanto menyebut pihaknya siap membantu pengamanan di Pati.

"Iya, kami back up Polresta Pati dengan BKO-kan (Bawah Kendali Operasi) personel ke sana," kata Artanto, Senin (11/8/2025), dikutip dari Tribun Jateng.

Baca juga: Spanduk dan Karangan Bunga Banjiri Posko Donasi Demo di Pati, Minta Presiden Copot Bupati Sudewo

Berapa jumlah personel yang diterjunkan belum dijelaskan secara rinci.

Namun, Polda Jateng akan mengerahkan personel dari wilayah sekitar Pati.

"Yang jelas ada bantuan personel dari Polrestabes Semarang, Polres Semarang, Polres Demak, Polres Kudus disusul Blora dan Jepara," ungkapnya.

Polda Jateng juga telah melakukan Tactical Floor Game (TFG) untuk memberikan gambaran teknis di lapangan soal pengamanan aksi massa tersebut. 

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas