Relokasi Pasar Barito
PSI Jakarta Mulai Senggol Megawati, Patung Fatmawati Dibilang Ambisi Pramono Bikin Senang Ketum PDIP
PSI menjadi Fraksi di DPRD Jakarta yang paling lantang mengkritisi pembangunan Taman Bendera Pusaka, Jakarta Selatan.
TRIBUNJAKARTA.COM - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadi Fraksi di DPRD Jakarta yang paling lantang mengkritisi pembangunan Taman Bendera Pusaka, Jakarta Selatan.
Taman Bendera Pusaka sendiri merupakan revitalisasi dari Taman Ayodya, Taman Langsat dan Taman Leuser.
Gubernur Jakarta, Pramono Anung ingin menjadikan gabungan taman di kawasan Barito, dekat Blok M itu sebagai ikon baru yang tersohor se-ASEAN.
Politikus senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu berencana meletakkan patung penjahit bendera pusaka, Fatmawati, di area pusatnya.
Pramono mengajak ketua umumnya di PDIP yang juga Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, melaksanakan peletakkan batu pertama secara tertutup pada Jumat (8/8/2025).
Megawati merupakan putri dari Fatmawati dan sang proklamator Sukarno.
Di sisi lain, pembangunan Taman Bendera Pusaka itu mengorbankan para pedagang Pasar Barito yang menjajakan hewan peliharaan seperti burung hingga kucing, termasuk pedagang buah dan warung makan.
Kendati Pemprov Jakarta ngotot merelokasi para pedagang, desain Taman Bendera Pusaka itu belum dibuka ke publik, akan jadi apa area pasar hewan yang sudah berdiri sejak 1970 itu.
Para pedagang Pasar Barito pun menolak direlokasi, bahkan sampai berunjuk rasa di depan kiosnya, pada Jumat (8/8/2025).
Senggol Megawati
Penasihat Fraksi PSI DPRD Jakarta, August Hamonangan, meminta Pramono agar tak memaksakan ambisinya membangun Taman Bendera Pusaka jika sampai mengorbankan para pedagang Pasar Barito.
"Kami memahami ambisi Gubernur Provinsi DKI Jakarta untuk menyatukan tiga taman guna menjadikan Jakarta kota yang lebih teduh dan membanggakan. Namun, ambisi ini tidak boleh mengorbankan nasib para pedagang Pasar Burung Barito," ucap August, Minggu (3/8/2025).
"Kami meminta Gubernur untuk mempertimbangkan kembali rencana ini. Pembangunan taman dapat ditunda terlebih dahulu sebelum Pemprov DKI mencapai kesepakatan dengan para pedagang," lanjutnya.
Anggota Komisi C DPRD Jakarta itu menilai rencana relokasi Pasar Barito itu tidak hanya mengancam pedagang-pedagang di 137 kios yang mengandalkan tempat itu untuk mencari nafkah.
Tetapi juga bagi para pembeli, terutama komunitas pecinta hewan yang berkunjung ke sana untuk mencari burung dan barang-barang perlengkapan lainnya.
"Kami menilai Pemprov DKI belum melakukan kajian mendalam terkait dampak relokasi terhadap pelanggan Pasar Burung Barito. Pelanggan pasar ini bukan hanya pembeli baru, tetapi juga pelanggan tetap yang mengandalkan pasar ini untuk mencari kebutuhan seperti pakan burung dan lain-lain," katanya.
Ketua Komisi D DKI Dukung Pembangunan Taman Bendera Pusaka, Singgung Peningkatan Perekonomian |
![]() |
---|
Butuh Pemimpin Peduli UKM, Seruan Pedagang Pasar Barito Pasang Spanduk Ali Sadikin 'We Need U Back' |
![]() |
---|
"Tega Banget" Legislator PSI Sentil Ambisi Pramono yang Rugikan Pedagang Pasar Barito,Tolak Relokasi |
![]() |
---|
Daripada Digusur Pedagang Pasar Barito Usul Solusi Alternatif, Minta Pemprov DKI Buka Dialog |
![]() |
---|
Solusi Cerdas PSI Buat Pedagang Pasar Barito, Tak Perlu Digusur: Bisa Pakai Konsep Tebet Eco Park |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.